
Purworejo — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Adiwiyata. Kali ini, madrasah yang berlokasi di Kecamatan Bayan tersebut membuat inovasi dengan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos cair yang ramah lingkungan.


Kegiatan ini dilakukan oleh para siswa kader Adiwiyata bersama guru pembimbing. Sampah organik yang berasal dari daun kering, air bekas cuci beras , kulit buah dan limbah dapur madrasah dikumpulkan, kemudian diolah dengan teknik fermentasi sederhana hingga menghasilkan pupuk organik cair.
Kepala MIN 3 Purworejo, Hj. Ika Wijayanti, M.Pd., menyampaikan bahwa inovasi ini bertujuan mengajarkan siswa cara mengelola sampah secara bijak sekaligus memberi nilai tambah. “Anak-anak belajar bahwa sampah organik bukan sekadar limbah, tetapi bisa menjadi produk bermanfaat untuk menyuburkan tanaman di lingkungan madrasah” ujarnya.
Kompos cair hasil olahan siswa ini dimanfaatkan untuk memupuk tanaman di taman sekolah dan kebun mini MIN 3 Purworejo. Ke depan, pihak sekolah berencana mengembangkan produksi kompos cair ini agar dapat dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian lingkungan.
Melalui inovasi ini, MIN 3 Purworejo berharap dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mencintai lingkungan sekaligus mempraktikkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam kehidupan sehari-hari.